Nama Saya Brayen Wilar.Saya adalah seorang pelajar di sekolah Smp Negeri 3 Belang.Cita-Cita Saya Ingin menjadi blogger Yang sukses.....
Jumat, 09 Maret 2012
7 BOYBAND DAN GIRLBAND K-POP TERBAIK DI DUNIA
BOYBAND KOREA TERBAIK GIRLBAND KOREA TERBAIK
1.DBSK 1.SNSD
2.Big Bang 2.Fin.K.L
3.H.O.T 3.2NEI
4.2PM 4.S.E.S
5.Super Junior 5.T-ARA
6.SS501 MBLAQ 6.Brown Eyed Girls
7.GOD 7.Wonder girl

Artikel itu berjudul "Kesampingkan Pernak-pernik dan Utamakan Tulisan". Maksud dari Artikel ini bukan berarti isi Blog kita harus Tulisan semua, TIDAK. Menurut saya sih, Maksud dari Artikel tersebut Utamakan Kualitas Konten yang ingin kita bagikan, dan jangan terlalu memikirkan Pernak-pernik Blog yang akan dipasangkan. Nah, maka dari itu sekarang saya ingin membahas dari Artikel tersebut. Tidak bermaksud Re-post/Copy-paste Artikel Kang Rohman ini, tapi menurut saya Artikel ini Wajib di Publikasikan untuk mereka yang ingin menjadi Blogger yang Sukses*.
Ada beberapa penyebab kenapa para blogger merasa jenuh dan bahkan berniat untuk tidak ngeblog lagi :
Ngeblog kan intinya Nulis sama berbagi, kalo anda lebih mengutamakan hiasan atau pernak-pernik blog apa itu di sebut ngeblog ? Traffic tidak muncul dari pernak-pernik yang anda pasang. apalagi kalo yang di pasang itu malah bikin berat loading blog. satu hal yang sangat penting dan harus anda ketahui adalah "pengunjung itu mencari kenyamanan". nyaman untuk membaca dan nyaman untuk membuka. contoh kecilnya seperti "flash Clock", kenapa juga anda pasang widget jam di blog anda, padahal setiap device (pc/mobile) memiliki jam sendiri. jadi jelas itu kurang bermanfaat. dan hal inilah yang mungkin membuat para blogger lalay. terlalu asik menghias blog dan melupakan isi blognya itu sendiri (tulisan/potingan).
Intinya adalah, buatlah anda nyaman dengan aktivitas blogging, nyaman untuk artian yang panjang. fokus untuk berkarya. buatlah blog anda seimbang antara isi dan tampilan. di utamakan anda untuk konsisten menulis dan bukan untuk unjuk pernak-pernik. Lebih di anjurkan untuk fokus dengan satu tema/judul blog agar anda tidak pusing dan lalu bosan. 1 blog namun fokus, kalaupun sanggup untuk judul baru intinya tetaplah konsisten konsisten dan konsisten. bagi yang ingin meraup keuntungan dari hasil ngeblog, bila blog anda berkualitas percayalah uang akan datang dengan sendirinya.
- Emang gak niat ngeblog dari awal (iseng-iseng aja)
- Terlalu Terobsesi dengan iklan di dunia maya "penghasilan 30juta/bulan dari hasil ngeblog" yang nyatanya kalo iklan tersebut sangat di ragukan kebenaranya (90% bohong). Saat tau kalo kenyataanya cari duit dari hasil ngeblog itu tidaklah semudah iklan palsu memberikan janji, akhirnya putus asa dan timbul rasa malas untuk ngeblog lagi.
- Terlalu Banyak membuat blog baru. Banyak membuat blog dengan judul berbeda namun gak bener semua, gada isi. isinya cuman rangka dari hasil imajinasi sesaat. serta tidak konsisten untuk fokus.
- Terlalu over copas tutor blog lain. saat gak ada tutor baru, si tukang copas biasnya berhenti menulis karna gak ada bahan buat di kopas.
- Lebih mengutamakan pernak pernik sedangkan potinganya terabaikan. anda melupakan satu hal kalo ngeblog itu intinya menulis, dan berbagi, dan bukanya pamer hiasan.
Ngeblog kan intinya Nulis sama berbagi, kalo anda lebih mengutamakan hiasan atau pernak-pernik blog apa itu di sebut ngeblog ? Traffic tidak muncul dari pernak-pernik yang anda pasang. apalagi kalo yang di pasang itu malah bikin berat loading blog. satu hal yang sangat penting dan harus anda ketahui adalah "pengunjung itu mencari kenyamanan". nyaman untuk membaca dan nyaman untuk membuka. contoh kecilnya seperti "flash Clock", kenapa juga anda pasang widget jam di blog anda, padahal setiap device (pc/mobile) memiliki jam sendiri. jadi jelas itu kurang bermanfaat. dan hal inilah yang mungkin membuat para blogger lalay. terlalu asik menghias blog dan melupakan isi blognya itu sendiri (tulisan/potingan).
Intinya adalah, buatlah anda nyaman dengan aktivitas blogging, nyaman untuk artian yang panjang. fokus untuk berkarya. buatlah blog anda seimbang antara isi dan tampilan. di utamakan anda untuk konsisten menulis dan bukan untuk unjuk pernak-pernik. Lebih di anjurkan untuk fokus dengan satu tema/judul blog agar anda tidak pusing dan lalu bosan. 1 blog namun fokus, kalaupun sanggup untuk judul baru intinya tetaplah konsisten konsisten dan konsisten. bagi yang ingin meraup keuntungan dari hasil ngeblog, bila blog anda berkualitas percayalah uang akan datang dengan sendirinya.
Blogging juga tidak hanya bergantung Promosi atau semacamnya untuk mendapatkan pengunjung, tapi juga Kualitas merupakan Kunci Utama untuk membuat Blog menjadi Sukses.
BY: BrayenWilar,blogspot.com
10 PEMAIN BOLA PENCETAK GOL TERINDAH SEPANJANG SEJARAH
1. Pele (Brasil)
Pele pertama kali muncul di Piala Dunia pada tahun 1958 sebagai pemain muda berumur 17 tahun. Dia mencetak gol pertamanya di Piala Dunia ketika bermain melawan Wales di perempat-final, pertandingan keduanya di Piala Dunia. Saat usianya baru menginjak 17 tahun 239 hari, Pele dinobatkan sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia. Kehebatan Pele semakin terlihat ketika mencetak hattrick di pertandingan semi final melawan Prancis. Sampai sekarang, Piala Dunia 1958 di Swedia dikenang sebagai awal karier sang legenda. Tak berlebihan rasanya jika FIFA sampai menjulukinya sebagai King of Football.

Pernah mencetak delapan gol dalam satu pertandingan pada tahun 1964, Pele juga mencatatkan diri sebagai pemain yang pernah enam kali mencetak lima gol dalam satu pertandingan, 30 kali quattrick, dan tak kurang dari 92 kali hattrick. Sepanjang kariernya, Pele membukukan 1.281 gol dalam 1.363 pertandingan.
2. Diego Armando Maradona (Argentina)
Rasanya tak ada satupun pemain sepakbola selain Maradona yang dipuja layaknya Tuhan. Bagi sebagian besar orang, Maradona merupakan pemain terhebat sepanjang masa dan bukannya Pele, yang mendapatkan gelar tersebut secara resmi oleh FIFA.

Walaupun hidupnya dipenuhi kontroversi, mulai dari gol Tangan Tuhan, kecanduan alkohol dan penggunaan obat-obatan terlarang, hingga akhirnya harus diusir dari Piala Dunia 1994, Maradona selalu dipuja oleh penggemarnya.
Piala Dunia Meksiko 1986 merupakan momen terbaiknya dengan beberapa momen yang tak mungkin terlupakan. Momen terbaiknya tentu saja ketika Maradona mendribel bola dari tengah lapangan melewati lima pemain Inggris sebelum akhirnya mencetak sebuah gol yang kelak disebut sebagai gol terbaik sepanjang masa.
Gol yang dicetak ketika melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 1986 tersebut begitu indah, dan momen itu adalah yang terbaik dalam kariernya yang membuatnya dianggap Tuhan oleh sebagian orang Argentina yang mendirikan Gereja Maradona.
Semua orang akan selalu mengingat kata-kata yang diucapkan sambil menangis oleh komentator Victor Hugo Morales ketika terjadi gol terindah sepanjang masa itu, “Gracias, Dios. Por el futbol, por Maradona, por estas lagrimas.. (Terima kasih Tuhan, untuk sepakbola, untuk Maradona, dan untuk airmata ini..)”
3. Franz Beckenbauer (Jerman)
Dalam sejarah, hanya ada dua orang yang berhasil meraih gelar Piala Dunia sebagai pemain maupun pelatih, yaitu Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer. Beckenbauer yang dijuluki Der Kaizer atau sang Kaisar lebih melegenda karena dia dianggap sebagai pemain belakang terbaik dalam sejarah ketika menjadi pemain.

Beckenbauer sukses memimpin Jerman Barat menjadi juara Piala Dunia 1974, hanya tiga tahun setelah dipilih sebagai kapten tim. Di Piala Dunia terakhirnya ini pula Beckenbauer tercatat sebagai kapten pertama yang mengangkat Piala Dunia dengan desain yang terbaru, menggantikan piala Jules Rimet yang dimiliki secara permanen oleh Brasil pada 1970.
Pada Piala Dunia 1990 di Italia, Beckenbauer kembali mengangkat Piala Dunia, kali ini sebagai pelatih timnas Jerman. Sebelumnya di Piala Dunia 1986, Beckenbauer juga sukses membawa Jerman ke final hingga akhirnya dikalahkan oleh Argentina dengan sang ikonnya, Diego Maradona. Rasanya prestasi sang legenda akan sulit diulang oleh orang Jerman manapun, entah sampai kapan.
4. Johan Cruyff (Belanda)
Jika ada pertanyaan siapakah legenda terbesar Belanda di Piala Dunia, jawaban yang paling tepat tentu bukan Marco van Basten atau Ruud Gullit, tetapi Johan Cruyff. Cruyff memang tidak pernah membawa Belanda menjuarai satu turnamen pun sepanjang kariernya. Kesuksesan terbesarnya hanya membawa timnya menjadi runner-up Piala Dunia 1974, satu-satunya Piala Dunia sepanjang kariernya.

Namun, kehadirannya di turnamen itu dan kesuksesannya memimpin Belanda ke tempat tertinggi dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia dengan permainan total football yang sangat dahsyat itu membuat sosok Cruyff rasanya layak disandingkan dengan legenda-legenda seperti Pele, Diego Maradona, dan Franz Beckenbauer.
Visinya yang luar biasa dan kreatifitasnya sebagai playmaker tim Oranje membawa Cruyff menjadi salah satu pemain terbesar Piala Dunia. Total Football, permainan menyerang yang sangat indah yang diusung Belanda di 1974 itu memang yang membantunya melegenda hingga saat ini. Dia adalah legenda terbesar Belanda sampai saat ini, dan total football yang dipimpinnya tak akan pernah terlupakan.
5. Michel Platini (Prancis)
Tahukah Anda, Prancis gagal tampil di dua Piala Dunia berturut-turut, yaitu 1970 dan 1974? Ya, tim ayam jago ini memang selalu gagal lolos ke babak final Piala Dunia sejak 1966, hingga akhirnya seorang Michel Platini yang mengenakan nomor punggung 10 dan berperan sebagai playmaker di timnas Perancis membawa negaranya kembali lolos ke Piala Dunia pada tahun 1978.

Platini pula yang membawa Prancis meraih prestasi cukup membanggakan di dua Piala Dunia selanjutnya, yaitu Piala Dunia 1982 dan Piala Dunia 1986. Dengan kemampuannya membaca permainan, teknik tinggi, dan ketajamannya di depan gawang lawan, Platini membawa Perancis meraih posisi keempat Piala Dunia 1982 dan peringkat ketiga Piala Dunia 1986.
Sejak kehadiran Platini pula Prancis diperhitungkan sebagai salah satu tim berbahaya di daratan Eropa, apalagi setelah keberhasilannya membawa Perancis menjadi juara Eropa pada tahun 1984. Walaupun Platini tidak berhasil mengangkat gelar Piala Dunia sepanjang kariernya, namun Platini tetap dianggap sebagai salah satu pemain legendaris Piala Dunia.
6. Ferenc Puskas (Hungaria)
Ferenc Puskas adalah pemain terbaik yang pernah dimiliki Hungaria, sang penguasa sepak bola dunia pada awal 1950-an. Tim yang saat itu berjuluk “Magical Magyars” ini adalah salah satu tim terbaik yang pernah ada di dunia, namun sayangnya tak pernah menjuarai Piala Dunia.

Satu-satunya Piala Dunia yang diikuti Puskas bersama Hungaria adalah Piala Dunia 1954 di Swiss. Pada saat itu, Hungaria adalah salah satu tim favorit juara. Kekuatan utama Hungaria pada saat itu adalah lini depannya yang menakutkan, terutama sang bintang Ferenc Puskas.
Walaupun tubuhnya pendek kekar dan kurang kuat di udara, catatan golnya bersama tim nasional benar-benar luar biasa, 83 gol dari 84 penampilan.
Pada Piala Dunia 1954 itu, Hungaria berhasil mencapai final dan menantang Jerman yang pada penyisihan dikalahkan 8-3. Hampir semua orang yakin Hungaria akan menang mudah pada partai final ini. Namun, pada kenyataannya mereka harus menerima kekalahan 3-2 walaupun telah unggul dua gol terlebih dahulu di awal pertandingan.
Puskas yang pada pertandingan itu belum 100 persen fit karena cedera berhasil mencetak satu gol. Walaupun harus menelan kegagalan besar itu, Hungaria harus bangga karena Puskas diakui sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Piala Dunia.
7. Ronaldo (Brasil)
Inilah striker terbaik yang dimiliki Brasil dalam dua dekade terakhir. Ronaldo Luis Nazario de Lima atau yang biasa disebut Ronaldo adalah pemegang rekor pencetak gol terbanyak di Piala Dunia hingga saat ini.

Pertama kali muncul di Piala Dunia 1994 sebagai seorang anak muda berumur 17 tahun, Ronaldo mencapai puncak kejayaannya di Piala Dunia pada tahun 2002 ketika Brasil sukses menjadi juara dunia untuk kali kelima. Ronaldo menjadi bintang turnamen, mencatatkan delapan gol untuk mendapatkan sepatu emas yang merupakan simbol pencetak gol terbanyak.
Ronaldo mencatatkan namanya dalam sejarah Piala Dunia ketika mencetak satu gol di pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2006 Brasil melawan Ghana. Gol tersebut merupakan gol ke-15 Ronaldo di Piala Dunia, memecahkan rekor 14 gol Gerd Mueller yang telah bertahan selama lebih dari tiga dekade.
Selain itu, dirinya tercatat sebagai pemain ke 20 yang mampu mencetak gol di tiga kesempatan Piala Dunia, dan pemain kedua setelah Juergen Klinsmann yang mampu mencetak minimal tiga gol dalam masing-masing Piala Dunia di tiga kesempatan. Tak salah jika orang menjulukinya sebagai sang Fenomena.
8. Lothar Matthaeus (Jerman)
Lothar Matthaeus adalah pemegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia, yakni 25 pertandingan dalam lima Piala Dunia berturut-turut. Dia adalah satu-satunya pemain, selain kiper Mexico Antonio Carbajal, yang mampu bermain di lima Piala Dunia sepanjang kariernya.
Walaupun perannya tidak terlalu terasa di Piala Dunia 1982, Matthaus menjadi pemain penting bagi Jerman di Piala Dunia 1986. Beckenbauer yang saat itu menjadi pelatih mempercayakan satu posisi di lini tengah Jerman diisi oleh Matthaeus, yang saat itu bahu-membahu bersama Felix Magath di posisi tersebut.

Jerman berhasil dibawanya melaju ke final sebelum akhirnya dihancurkan Argentina 3-2. Mengecewakan memang, tetapi itulah awal kesuksesan besar Matthaeus. Menjadi kapten sejak tahun 1987, Matthaeus sukses membawa Jerman menjadi juara di Piala Dunia 1990.
Sukses Jerman ini tak lepas dari peran sentral Matthaeus di lini tengah, dan hasilnya Matthaeus diganjar berbagai penghargaan individual, seperti Pemain Terbaik Jerman 1990, Pemain Terbaik Eropa 1990, dan Pemain Terbaik Dunia 1990. Satu tahun kemudian, dia menjadi pemain pertama yang meraih FIFA World Player.
9. Eusebio (Portugal)
Jauh sebelum era Luis Figo apalagi Cristiano Ronaldo, Portugal memiliki seorang legenda bernama Eusebio. Kelebihan pemain yang berjuluk Black Panther ini adalah akselerasi dan dribelnya yang seperti kucing, ditambah lagi dengan kemampuannya dalam menembak bola ke gawang.

Terlahir di Mozambik, Eusebio dapat disebut sebagai pemain terhebat yang pernah dimiliki Portugal sampai saat ini berkat penampilan gemilangnya di Piala Dunia 1966. Eusebio membawa Portugal meraih posisi ketiga di akhir turnamen sekaligus mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak turnamen tersebut, sehingga berhak membawa pulang sepatu emas. Berkat sembilan gol yang dicetaknya sepanjang Piala Dunia 1966 itu pula membuatnya mendapatkan gelar pemain terbaik di turnamen tersebut.
Momen terbaiknya tentu saja terjadi di pertandingan melawan Korea Utara di babak perempat-final. Tertinggal tiga gol terlebih dahulu, Portugal akhirnya bangkit lewat empat gol yang dicetak Eusebio hingga akhirnya mampu menang 5-3 di akhir pertandingan.
“Piala Dunia 1966 merupakan titik tertinggi dalam karier saya. Kami mungkin kalah di semi final, namun sepakbola Portugal adalah pemenang besar,” ujar sang legenda.
10. Bobby Charlton (Inggris)
Bobby Charlton adalah ksatria sejati Inggris. Mungkin jika Charlton tidak pernah ada, Inggris juga tidak akan pernah menjuarai satupun turnamen internasional. Ya, gelar Piala Dunia 1966 yang diraih Inggris memang tidak lepas dari peran penting Bobby Charlton di lini depan.

Dengan tinggi hanya 173 cm, Charlton sangat mengandalkan kecepatannya untuk memimpin penyerangan Inggris di Piala Dunia 1966. Tidak hanya mampu mendistribusikan bola dengan luar biasa, Bobby Charlton juga memiliki insting mencetak gol yang luar biasa. Rekor 49 gol dalam 105 penampilan bersama Inggris masih menjadi rekor gol terbanyak dalam sejarah Inggris, yang bahkan tidak mampu disamai oleh Gary Lineker sekalipun.
Charlton berpartisipasi di empat Piala Dunia. Walaupun tidak diturunkan sama sekali di Piala Dunia 1958, Bobby Charlton menjadi tumpuan timnas Inggris di tiga Piala Dunia selanjutnya. Puncaknya tentu saja ketika Charlton membawa Inggris menjadi juara Piala Dunia pada tahun 1966. Saat itu Charlton berumur 28 tahun, umur emas bagi seorang pesepakbola.
Di final melawan Jerman, Charlton harus bertarung melawan Beckenbauer muda, yang akhirnya harus mengakui kehebatan Sir Bobby. “Inggris mampu mengalahkan kami di 1966 karena Charlton hanya sedikit lebih baik daripada saya pada saat itu,” puji Sang Kaisar.
Sumber:
10 MOBIL TERMAHAL DI DUNIA
Inilah Daftar Mobil Paling Mahal didunia

Bugatti Veyron Super Sport
1. Posisi pertama ditempati oleh Bugatti Veyron Super Sport. Mobil seharga US$ 2,6 juta atau Rp23,4 miliar ini memiliki mesin 16 silinder dan dapat menghasilkan tenaga 1.200 hp. Bugatti Veyron Super Sport dapat melaju dari kecepatan 0-100km/jam dalam waktu 2,4 detik.
2. Posisi kedua ditempati oleh supercar asal Italia Ferrari 599XX. Mobil ini dapat melesat dari kecepatan 0-100 km/jam dalam waktu 2.9 detik. Tenaganya berasal mesin V12 yang dapat melontarkan tenaga 700 hp. Ferrari 599XX dibanderol dengan harga US$ 2 juta atau sekitar Rp18 miliar.
3. Di tempat ketiga dihuni Zenvo ST1. Supercar buatan Denmark ini dihargai US$ 1,8 juta atau sekitar Rp16 miliar.
4. Kemudian di posisi empat, didapat oleh Koenigsegg Agera R, dengan kisaran harga US$ 1,7 juta atau sekitar Rp15,3 miliar.
5. Untuk posisi kelima adalah Aston Martin One-77 dan mempunyai harga US$ 1,4 juta atau sekitar Rp12,6 miliar.
6. Posisi keenam diisi oleh Maybach Landaulet yang memiliki harga US$ 1,4 juta atau sekitar Rp12,6 miliar
7. Adapun posisi ketujuh berhasil diduduki oleh Pagani Huayra, yang dilepas ke pasar dengan harga US$ 1,3 juta atau sekitar Rp11,7 miliar.
8. Mobil buatan amerika, Hennessey Venom GT harus puas di posisi kedelapan dengan harga banderol US$ 1 juta atau sekitar Rp9 miliar.
9. Di posisi sembilan ada SSC Tuatara (US$ 970.000 atau sekitar Rp8,7 miliar).
10. Urutan sepuluh ditempati oleh Porsche 918 Spyder (US$ 845.000 atau sekitar Rp7,6 miliar).
Langganan:
Postingan (Atom)































